Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan

VISI

Menjadi program keahlian terkemuka dalam menyiapkan tenaga Ahli Madya profesional di bidang usaha perkebunan.

MISI

1.   Menyelenggarakan pendidikan vokasional D3 dengan learning outcomes pada penguasaan keterampilan teknis produksi dan manajemen produksi di bidang usaha berbagai komoditas perkebunan.

2.   Mengerahkan dan mengembangkan segenap potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh Sekolah Vokasi dan unit-unit di IPB lainnya dalam menyelenggarakan sistem pendidikan vokasional yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

3.   Menjalin kerjasama dengan lembaga pemerintahan dan/ atau perusahaan yang terkait dengan pencapaian kompetensi dan lapangan pekerjaan bagi lulusan.

TUJUAN

Mendidik tenaga Ahli Madya (D3) yang menguasai keterampilan dan pengetahuan dalam manajemen lapangan produksi tanaman perkebunan dan mempunyai kemampuan dasar dalam mengadopsi teknik budidaya tanaman perkebunan yang terus berkembang.

LEARNING OUTCOMES

1.   Mampu menjadi teknisi dan pengelola kegiatan produksi tanaman perkebunan sesuai prinsip Good Agricultural Practices (GAP) pada perusahaan perkebunan dengan status sebagai asisten tanaman di tingkat divisi/ afdeling, teknisi lembaga penelitian pada instansi pemerintah atau divisi Litbang perusahaan perkebunan, penyuluh bidang perkebunan, wirausaha perorangan atau dalam kelompok di bidang perkebunan.

2.   Menguasai konsep teoritis mengenai teknis dan pengelolaan produksi tanaman perkebunan secara umum dan konsep-konsep lain yang relevan untuk menyelesaikan masalah dan/ atau pekerjaan dibidang perkebunan pada perusahaan perkebunan, lembaga penelitian, lembaga penyuluhan, kegiatan wirausaha perkebunan.

3.   Mampu bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif dalam sebuah kelompok kerja (team work) baik dalam posisinya sebagai anggota dan/ atau sebagai pimpinan kelompok kerja, untuk menyelesaikan pekerjaan dibidang perkebunan termasuk mendokumentasikan hasil pekerjaan dalam bentuk laporan tertulis.

4.   Mampu melakukan evaluasi dan supervisi terhadap pencapaian hasil pekerjaan teknis dan manajemen produksi tanaman perkebunan yang menjadi tanggung jawabnya baik sebagai anggota dan/ atau pimpinan dalam kelompok kerja.

LAPANGAN PEKERJAAN

1.   Tenaga manajemen tingkat menengah (middle management) pada perusahaanperusahaan perkebunan besar swasta (PBS) dan perkebunan besar negara (PBN).

2.   Teknisi atau asisten peneliti pada lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan perkebunan

3.   Wirausahawan secara perorangan atau kelompok di bidang usaha perkebunan.

4.   Pegawai pemerintahan pada lembaga-lembaga penyuluhan dan/ atau dinas perkebunan.

SILABI MATA KULIAH

Pendidikan Agama 2(2-0)

         Mempelajari untuk memperoleh pemahaman, penghayatan, dan pengamalan tentang konsep keimanan dan keagamaan yang mantap, agama dan keagamaan dalam disiplin ilmu, agama, bangsa dan negara di dalam menunjang pembangunan nasional, sikap mental dan tercapainya tujuan hidup manusia.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan/ Bela Negara 3(2-1)

Mempelajari pengertian dan pentingnya bela negara berlandaskan pemahaman terhadap Pancasila, Pembukaan Undang-undang Dasar, Undang-undang Dasar 1945, Hak Asasi Manusia, Pancasila sebagai sistem etika, Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Otonomi Daerah dan Good Governance, guna membangun karakter mahasiswa yang memiliki kesadaran bela negara sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Bahasa Indonesia 3 (2-1)

         Mempelajari teknik-teknik berkomunikasi yang efektif dan sesuai dengan ketentuan bahasa Indonesia yang benar, baik secara lisan maupun tulisan sehingga mahasiswa mampu menyusun tulisan ilmiah serta menyampaikannya secara lisan dengan benar.

Fisika 3(2-1)

         Mempelajari prinsip pertanian dan keterkaitannya dengan aplikasi fisika meliputi: pengaruh besaran fisika terhadap pertumbuhan benda hidup, pengaruh air dan hara serta zat kimia lainnya terhadap pertumbuhan fisik tanaman.

Matematika 3(2-1)

         Mempelajari logika matematika vektor dan matriks. Sistem persamaan linear, gugus bilangan nyata, fungsi, limit, dan kekontinuan.

Pengantar Agroindustri 2 (2-0)

        Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa ke pemahaman dunia agroindustri dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri, antara lain pengertian pasca panen dan pengolahan hasil, pengertian nilai tambah produk pertanian, bentuk-bentuk olahan hasil pertanian, serta bentuk-bentuk proses pengolahan hasil pertanian.

Sistem Produksi Pertanian 3 (1-2)

         Mempelajari sistem produksi pertanian dalam arti luas, mencakup usaha budidaya tanaman, perikanan dan peternakan dan keterpaduannya. Pada komoditas tanaman, dibahas berbagai ragam usaha, persyaratan tumbuh, dan teknik pengelolaan lapang produksi (tanaman pangan, perkebunan dan hortikultur). Pada komoditas perikanan mempelajari budidaya ikan berdasarkan jenis makanan, jenis ikan, dan aspek-aspek pengelolaan budidaya seperti pemupukan/ pengapuran, pengaturan kepadatan, makanan, kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, teknik perbenihan dan pembesaran beberapa jenis ikan. Pada komoditas peternakan mempelajari berbagai jenis ternak, pemakaian eksterior dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan perkembangannya di Indonesia.

Botani Umum 3(1-2)

         Mempelajari sel, jaringan dan organ tumbuhan secara anatomi dan morfologi serta fungsinya. Mengidentifikasi dan mengklasifikasi serta peranan tumbuhan di bidang pertanian. Mengenali variasi yang disebabkan oleh faktor genetika dan atau lingkungan.

Bahasa Inggris 3(1-2)

         Mempelajari bahasa Inggris sesuai dengan taraf post elementary sampai pre intermediate untuk menguasai sebanyak 3000–4000 kata. Mempelajari struktur kalimat dan perbendaharaan kata dalam tata bahasa Inggris, strategi membaca teks bahasa Inggris.

Aplikasi Komputer 3(1-2)

         Mempelajari sistem komputer, piranti keras dan lunak. Mengenali sistem operasi program Komputer. Mengaplikasikan komputer perkantoran (pengolah kata, lembar kerja, data base, pelaporan dan presentasi).

Agroklimatologi 3(1-2)

         Mempelajari iklim terbentuk, menentukan tipe iklim serta faktor-faktor pengendali. Mempelajari unsur-unsur iklim: penentunya, sebarannya, dan kedudukannya sebagai pengendali. Mempelajari respon pertumbuhan, perkembangan, dan produksi tanaman terhadap unsur cuaca (radiasi surya, suhu, kelembaban, angin, dan neraca air).

Agronomi Umum 3(1-2)

         Mempelajari pengertian agronomi dan kedudukannya dalam peningkatan produksi tanaman pertanian (pangan, hortikultura dan perkebunan), usaha-usaha mencapai produksi maksimum melalui penggunaan benih unggul, persiapan lahan, pengaturan jarak tanam, pemupukan, pengendalian gulma, pengendalian hama penyakit, rotasi dan pengelolaan tanaman.

Ekofisiologi Tanaman 3(1-2)

         Mempelajari respon fisiologis tanaman perkebunan terhadap lingkungan yang dapat dilihat dalam gejala-gejala pertumbuhan di lapangan; seperti pertumbuhan tanaman dengan fase-fasenya dikaitkan dengan tahapan teknik budidaya pada fase-fase pembibitan, TBM dan TM.

Pembiakan Tanaman Perkebunan 3 (1-2)

         Mempelajari konsep pembiakan tanaman baik secara generatif maupun vegetatif, tujuan, keuntungan dan kerugian masing-masing cara pembiakan tanaman perkebunan, teknik-teknik pembiakan secara generatif meliputi hibridisasi, teknikteknik pembiakan secara vegetatif termasuk kultur jaringan.

Kimia Dasar 3 (1-2)

         Mempelajari atom, struktur dan sifat-sifatnya dan buffer. Kimia inti, ikatan kimia, nama, rumus dan persamaan kimia. Asam basa, oksidasi dan reduksi, kimia organik dan polimer, energi, kimia lingkungan, kimia pertanian, kimia pangan, kemoterapi, dan toksiologi kimia.

Metode Statistika 3 (2-1)

         Mempelajari tentang pengertian statistika, konsep peluang, konsep peubah acak, dan sebaran peluang, teori penarikan contoh, pendugaan parameter, pengujian hipotesis, analisis regresi dan korelasi, analisis ragam, dan analisis non parametrik.

Kewirausahaan 3 (1-2)

         Mempelajari wirausaha dan kewirausahaan. Sosok dan jati diri wirausaha, tantangantantangan dan peluang-peluang berwirausaha, cara berwirausaha secara rasional, teladan-teladan profil usaha wirausaha yang berhasil terutama di bidang perkebunan.

Teknik Pemuliaaan Tanaman Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari metode pemuliaan dan seleksi untuk tanaman menyerbuk silang, metode pemuliaan dan seleksi untuk tanaman menyerbuk sendiri dengan contoh pada beberapa jenis tanaman perkebunan.

Kesuburan Tanah 3(1-2)

         Mempelajari tanah sebagai faktor produksi untuk berbagai usaha pertanian; problema tanah di Indonesia; hubungan tanah dan tanaman; kemasaman dan pengapuran; sumber dan sifat unsur-unsur hara. Dipelajari juga jenis-jenis pupuk, sifat-sifat dan penggunaannya, evaluasi kesuburan tanah. Dasar-dasar pertimbangan dalam pemberian pupuk. Pengambilan contoh tanah, tanaman dan persiapan pengiriman ke laboratorium.

Dasar Perlindungan Tanaman 3(1-2)

         Mempelajari dasar mengenai perlindungan tanaman dalam ruang lingkup pertanian; taksonomi, morfologi, biologi, ekologi hama dan patogen tanaman; serta berbagai dasar dan cara pengendalian atau penanggulangannya.

Teknik Perkebunan 3(1-2)

         Mampelajari dan mempraktekkan aspek teknik budidaya tanaman perkebunan secara umum, pembukaan dan persiapan lahan, konservasi lahan, pengukuran wilayah, sistem tanam, tanaman penutup tanah dan tanaman pelindung, teknikteknik peremajaan tanaman perkebunan.

Budidaya Tanaman Perkebunan Utama 3(1-2)

         Mempelajari budidaya tanaman perkebunan utama (kelapa sawit, karet, kelapa) mencakup persyaratan tumbuh, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan penanganan hasil panen.

Dasar Manajemen 3(1-2)

         Mempelajari pengertian manajemen, unsur-unsur manajemen, fungsi manajemen. Proses manajemen melalui pendekatan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan serta peran kepemimpinan dalam manajemen perkebunan.

Pengelolaan Lingkungan Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari pengelolaan lingkungan perkebunan dalam rangka upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan dan pengendalian lingkungan hidup. Mempelajari pembangunan perkebunan yang berkelanjutan/ berwawasan lingkungan seperti ISO, RSPO, ISPO, upaya-upaya pelestarian lingkungan, serta perlindungan untuk keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dapat dilakukan di bidang perkebunan.

Pengendalian Gulma Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari gulma perkebunan, cara hidup dan penyebarannya, cara pengendalian gulma perkebunan, pengenalan herbisida dan alat-alat pengendalian serta penggunaannnya, pengelolaan gulma di berbagai budidaya tanaman perkebunan.

Pengendalian Terpadu HPT Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari berbagai jenis hama dan penyebab penyakit tanaman serta cara hidup dan penyebarannya. Cara pengendalian hama dan penyakit tanaman, pengenalan pestisida dan alat-alat pemberantasan serta penggunaannya. Pengenalan dan penerapan pengendalian hama dan penyakit penting tanaman perkebunan, serta cara pengiriman material ke laboratorium.

Budidaya Tanaman Penyegar 3(1-2)

         Mempelajari aspek-aspek dalam budidaya meliputi persyaratan tumbuh, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemungutan hasil dari berbagai jenis tanaman perkebunan dari kelompok tanaman penyegar; kopi, kakao, dan teh.

Komunikasi dan Penyuluhan Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari pengertian, tujuan, level dan model komunikasi manusia level komunikasi kontekstual, pesan nonverbal dan verbal, komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok dan organisasi, komunikasi massa dan publik, komunikasi antarbudaya, pengertian dan peranan penyuluhan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan, falsafah dan prinsip penyuluhan, proses belajar-mengajar dalam penyuluhan, proses adopsi dan pengambilan keputusan inovasi, difusi inovasi, metode penyuluhan, penyusunan rencana program dan evaluasi program penyuluhan dalam konteks pembangunan pertanian umumnya, khususnya sub-sektor perkebunan.

Sistem Informasi Geografi Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari pengertian dan keterampilan dalam membangun, menyimpan, mengelola, dan menampilkan informasi bereferensi geografis mengenai desain kebun, pembukaan lahan dan pembuatan blok kebun (blocking), menilai hasil pekerjaan fisik, dan keadaan pertanaman di perkebunan menggunakan data spasial dengan program ArcGIS.

Manajemen Sumberdaya Manusia 3 (1-2)

         Mempelajari fungsi organisasi dalam mencapai sasarannya dengan menfokuskan pada organisasi usaha perkebunan. Dipelajari bagaimana organisasi dibangun dan dikembangkan sehingga sesuai dengan lingkungannya dan kebutuhan anggota organisasi yang bersangkutan. Selain itu dibahas tentang budaya organisasi, hubungan organisasi dengan perubahan teknologi, demokrasi organisasi, manajemen konflik, kebijakan, nilai dan kerja kelompok.

Pascapanen Tanaman Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari penanganan pasca panen komoditas perkebunan meliputi: pengangkutan, pengeringan, pengolahan, pengepakan dan penyimpanan. Diperkenalkan standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap rancangan alat dan mesin.

Mekanisasi Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari metode, peralatan, proses fungsional dan kinerja mesin-mesin yang digunakan pada kegiatan budidaya perkebunan mulai dari kegiatan penyiapan lahan, pemeliharaan sampai panen, yang diawali dengan pengenalan motor bakar yang mencakup prinsip kerja, sistem pembakaran, sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem transmisi, konstruksi, dan pemeliharaan motor bakar.

Metode Ilmiah dan Teknik Penulisan Laporan 3(1-2)

         Mempelajari metode ilmiah dan teknik penulisan leporan meliputi penelusuran pustaka, penyiapan proposal PKL, dan penyiapan bahan presentasi hasil PKL dalam seminar dan ujian Tugas Akhir. Dalam praktikum mahasiswa diberi kesempatan melakukan sendiri berbagai kegiatan yang disampaikan dalam kuliah agar teknik penulisan laporan serta presentasi hasil PKL dapat dikuasai.

Manajemen Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari pengertian dan tujuan manajemen perkebunan, fungsi-fungsi manajemen perkebunan, struktur organisasi dan usaha perkebunan, tugas, hak dan kewajiban serta hubungan kerja antar karyawan perkebunan; penentuan standar/ norma kerja dan penilaian prestasi serta reward dan punishmen bagi karyawan pada berbagai usaha perkebunan.

Budidaya Tanaman Rempah dan Pemanis 3(1-2)

         Mempelajari budidaya beberapa tanaman rempah dan pemanis (lada, pala, cengkih, tebu atau lainnya). Kuliah dan praktikum meliputi persyaratan tumbuh, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan penanganan hasil panen.

Kapita Selekta Usaha Perkebunan 3(1-2)

         Mempelajari pola-pola pengembangan perkebunan, studi kelayakan, peran keagrariaan, aspek-aspek legal pembangunan perkebunan, perkreditan, perhitungan biaya dan pendapatan usaha perkebunan, perkoperasian, penerapan ISO (ISO-9000 dan ISO-14,000), RSPO, dan pemasaran hasil perkebunan.

Etika Profesi Perkebunan (Planters)  1 (1-0)

         Mempelajari etika, pekerjaan profesi dan profesional, tinjauan profesi dalam bidang perkebunan, meningkatkan profesionalisme pekerja di bidang perkebunan, peran organisasi dan kode etik dalam sebuah profesi, etika bisnis, hak kekayaan intelektual.

Praktik Kerja Lapangan 4 (0-4)

         Melaksanakan kerja praktek untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung di lapangan/ perusahaan perkebunan mengenai seluruh aspek teknis produksi dan pengolahan hasil, serta manajemen sampai tingkat menengah. Mahasiswa mengikuti secara nyata pada tugas lapangan di perkebunan meliputi berbagai jenis pekerjaan yang dapat dilakukan pada masa praktek.

Seminar 1 (0-1)

         Kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa untuk melatih keterampilan menyusun makalah hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) menyajikan dan mempertanggungjawabkannya dalam forum seminar yang dihadiri oleh mahasiswa dan dosen.

Laporan Akhir 3 (0-3)

            Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk menyusun laporan hasil Praktik Kerja Lapangan meliputi hasil kegiatan, permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan dan solusi terhadap permasalahan, serta evaluasi hasil kegiatan lapangan, untuk aspek teknis produksi dan manajemen.            

Pengantar Agroindustri   2 (2-0)

Membahas pemahaman dunia agroindustri tebu/gula dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yang berkaitan dengan agroindustri gula mulai dari on farm sampai off farm dan ilmu-ilmu pendukungnya. Pendekatan system agroindustri dan konsep nilai tambah serta daya saing; peran teknologi dalam pengembangan agroindustri, agroindustri dan standarisasi, serta perdagangan global, peran bioteknologi dalam agroindustri, inovasi teknologi dan hak atas kekayaan intelektual, serta visi agroindustri di era global.

Teknik Pengukuran dan Pemetaan Lahan 3 (1-2)

Mengajarkan tentang teknik/cara pengukuran lahan untuk keperluan pemetaan.

Hidrologi Teknik  3 (1-2)

Mempelajari hujan dan analisis data hujan, pengertian dan pentingnya infiltrasi, proses dan faktor yang mempengaruhi infiltrasi, aliran permukaan, analisis aliran sungai, air bawah tanah, evaporasi, transpirasi, evapotranspirasi, dan irigasi. Perencanaan reservoir, pengendalian air, perencanaan drainase.

Dasar-dasar Teknik 3 (1-2)

Mata kuliah ini akan membahas tentang dasar-dasar keteknikan dalam proses industry menyangkut perhitungan secara kuantitatif bahan-bahan yang masuk, keluar, terakumulasi dan terbuang pada sistem/proses tersebut.

Motor Bakar dan Motor Listrik  3 (1-2)

Mempelajari dua jenis sumber tenaga penggerak, yang meliputi motor bakar torak dan motor listrik, prinsip kerja, teknik transmisi daya, serta teknik operasi instalasi listrik dan pemeliharaan sumber tenaga penggerak untuk mesin-mesin agroindustri gula.

Teknologi Infromasi dan Komputer   3 (1-2)

Membahas tentang dasar-dasar instrumentasi meliputi pengertian instrumentasi, karakteristik statik dan dinamik instrument ukur, sensor/transducer, pengkondisian signal, dan unit peraga digital/analog; dasar-dasar sistem kendali meliputi pengertian system kendali, kontrol loop terbuka dan loop tertutup, kendali ON-OFF, PID, dan Logika Fuzzy; dasar-dasar sistem informasi (SI) dan teknologi informasi (TI) meliputi pengertian/karakteristik SI dan TI, klasifikasi penerapan dan trend perkembangan SI dan TI, dimensi TI (hardware, software, dan netware), pengembangan dan perancangan SI, serta aplikasi SI dan TI di bidang agroindustri gula.

Teknologi Budidaya Tebu di Lahan Kering   3 (1-2)

Mempelajari tahapan budidaya tebu di lahan kering, mulai dari pembuatan pola bukaan kebun (pembuatan blok), persiapan lahan, pembuatan juringan, tanam (sesuai dengan bibit yang digunakan), pemupukan, pemeliharaan tanaman dan persiapan panen sesuai dengan good agriculture practices (GAP).

Teknologi Produksi Bibit Tebu   3 (1-2)

Membahas pemuliaan tanaman tebu, varietas unggul, proses sertfikasi benih, pemilihan variatas berdasarkan kriteria kemasakan (masak awal, tengah dan akhir), jenjang bibit, syarat lokasi kebun bibit, sistem perbanyakan, perhitungan Faktor Hasil Bibit (FHB) teori dan nyata, faktor yang mempengaruhi FHB, pengelolaan bibit; perhitungan biaya pembangunan kebun bibit.

Pengelolaan Air dan Hara untuk Tanaman   3 (1-2)

Membahas tatakelola air untuk tebu lahan kering, jumlah pemberian air terutama untuk tanaman pola 1 (Juni-Agustus), penentuan jenis pupuk yang akan digunakan, perhitungan dosis pupuk (organik dan anorganik), gejala defisiensi dan keracunan hara, cara pemupukan melalui daun dan tanah, serta faktor yang mempengaruhi efisiensi pemupukan.

Mesin Budidaya Tebu    3 (1-2)

Memberikan pengetahuan mengenai metode, proses fungsional, prinsip kerja, pengoperasian, dan kinerja alat dan mesin yang digunakan pada kegiatan penyiapan lahan, penanaman dan pemeliharaan tanaman secara lengkap untuk tanaman tebu lahan kering, baik untuk tanaman tebu baru (plant cane dan replanting cane) maupun tanaman tebu keprasan (ratoon cane)

Statistika Industri  2 (1-1)

Memberikan pemahaman prinsip-prinsip dasar metode statistika dan beberapa metode analisis sederhana yang dapat diterapkan terutama berbagai bidang agroindustri tebu, mencakup statistika deskriptif, konsep peluang, prinsip-prinsip dan aplikasi pendugaan dan pengujian hipotesis mengenai nilai tengah, korelasi, regresi linier sederhana, rancangan percobaan percobaan sederhana, dan statistika non-parametrik. Mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan prinsip-prinsip dan menggunakan dasar metode statistika, dan dapat menerapkan beberapa metode statistik sederhana untuk pengumpulan, menganalisis dan menyajikan data.

Teknik Irigasi dan Drainase   3 (1-2)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan pengukuran kebutuhan air irigasi, stress produksi akibat kekurangan air, efisiensi irigasi dan pengukuran debit serta teknik-teknik irigasi dan drainase di perkebunan tebu.

Proteksi Tanaman Tebu   3 (1-2)

Memberikan pengetahuan dasar mengenai perlindungan tanaman dari serangan hama dan penyakit meliputi bahasan tentang: arti penting hama dan penyakit , klasifikasinya, gejala serangan dan kerusakan yang ditimbulkan, faktor-faktor yang berperan dalam perkembangan hama dan penyakit, prinsip dan cara pengendalian hama dan penyakit tumbuhan, kerusakan, kehilangan hasil, pengambilan keputusan, pengamatan, peramalan, integrasi taktik proteksi tanaman dan kebijakan proteksi tanaman khususnya untuk mengatasi HPT tebu.

Pengendalian Gulma Tanaman Tebu   3 (1-2)

Mempelajari pengertian gulma, masalah dan peranan gulma di perkebunan, aspek biologi gulma, aspek ekologi gulma, pemahaman dan cara pengendalian gulma pada perkebunan, pengenalan dan cara penggunaan herbisida serta aspek keselamatan.

Sistem Produksi Agroindustri Tebu   3 (1-2)

Memberikan konsep dan metode untuk merencanakan dan mengendalikan sistem produksi agroindustri tebu mulai dari on-farm sampai dengan off-farm. Mata kuliah ini dibagi menjadi dua bagian yaitu bekal pengetahuan dan keterampilan terkait (1) perencanaan produksi; dan (2) pengendalian kegiatan produksi, logistik dan persediaan yang terjadi dalam sistem agroindustri tebu.

Pengetahuan Bahan dan Teknologi Pengolahan Agroindustri Tebu   3 (1-2)

Memperkenalkan komoditas tebu dan produk turunannya (gula, bagasse, molasses, blotong) , yang meliputi komposisi kimia bahan, sifat fisik-mekanik, sifat thermal, dan reaksi kimia yang melibatkan komponen bahan selama pengolahan, penanganan dan penyimpanan. Potensi pemanfaatan tebu dan produk turunannya sebagai bahan baku industri.  Disamping itu matakuliah ini juga mempelajari aplikasi prinsip-prinsip kimiawi, fisik, mikrobiologi dan rekayasa dalam proses pengolahan tebu menjadi gula dan pengawetan nira dan , pemilihan alat dan mesin pengolahan dengan mempertimbangkan faktor mutu dan penerimaan konsumen; penerapan pindah momentum massa dan panas dalam operasi pemanenan, ekstraksi, pemurnian, evaporasi, kristalisasi dan pemisahan.

Energi dan Listrik Industri Gula   3 (1-2)

Pengenalan berbagai sumber energi di bidang agroindustri gula, yang meliputi energi air, angin, surya, bahan bakar fosil, biomassa, dan uap panas bertekanan tinggi dari ketel uap (boiler steam).

Sarana dan Prasarana Kebun   3 (1-2)

Membahas perlunya sarana dan prasarana kebun untuk industi gula; jenis prasarana yang dibutuhkanseperti jalan, pengairan (irigasi dan drainase) dan hubugannya prasarana dengan blok dan kawasan kebun; standar untuk prasarana untuk mendukung mekanisasi, serta pengoperasian prasarana dan dukungan SDM yang diperlukan.

Panen dan Transportasi Hasil Panen    3 (1-2)

Matakuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai metode, proses fungsional, prinsip kerja, pengoperasian, dan kinerja mesin-mesin panen tebu dan transportasi untuk mengangkut hasil panen (tebu tebang) dari lahan ke pabrik (tempat penggilingan tebu)

Analisa Biaya Agroindustri Gula   3 (1-2)

Membahas tentang hubungan antara nilai uang dan waktu, bunga modal, perhitungan biaya untuk budidaya dan pengolahan pada agroindustri gula tebu.

Magang sebagai Mandor Kebun  3 (0-3)

Melaksanakan kerja praktek untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung di lapangan/perusahaan perkebunan sebagai mandor bidang. Mahasiswa mengikuti secara nyata pada tugas mandor bidang meliputi berbagai jenis pekerjaan yang dilakukan oleh mandor bidang di perusahaan perkebunan

Kesamaptaan 1  1(0-1)

Menumbuhkan sikap disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, dan stamina.

Budidaya Tanaman Perkebunan Utama  3 (1-2)

Mempelajari dan mempraktekkan budidaya tanaman perkebunan utama (kelapa sawit) mencakup  persyaratan  tumbuh, pembibitan, penanaman, pemeliharaan (beneficial plant), pemanenan dan penanganan hasil panen, peningkatan penyerbukan dan pengolahan.

Teknik Pemupukan   3 (1-2)

Mempelajari konsep pemupukan, mempraktekkan  teknik dan prinsip pemupukan yaitu menerapkan 5 T, tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat cara dan tepat tempat, mekanisasi pemupukan dan kalibrasinya; pemanfaatan limbah pabrik (JJK dan limbah cair)

Magang sebagai Karyawan  (PKL 1)   3 (0-3)

Melaksanakan kerja praktek untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung di lapangan/perusahaan perkebunan mengenai aspek teknis produksi.  Mahasiswa mengikuti  secara  nyata pada tugas karyawan meliputi berbagai jenis pekerjaan yang dapat dilakukan di perusahaan perkebunan

Kesamaptaan 2  1(0-1)

Menumbuhkan sikap disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, daya juang, stamina, kepemimpinan/leadership, motivasi untuk kemajuan perusahaan.

Teknik Penilaian Kinerja Karyawan Perkebunan  3 (1-2)

Mempelajari cara menilai kinerja yang mempengaruhi sifat-sifat yang berkaitan dengan pekerjaan, perilaku, target dan hasil/output, termasuk tingkat ketidakhadiran.

Teknik Konservasi Tanah dan Air   3 (1-2)

Membahas sifat-sifat tanah yang berkaitan dengan konservasi tanah dan air seperti : tekstur tanah, struktur, bulk density dan porositas, agregat tanah,  air tanah, potensial air dan pergerakan air dalam tanah, pendugaan erosi, metode pengawetan tanah dan air serta bangunan konservasi.

Kesamaptaan III  1 (0-1)

Menumbuhkan sikap disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, daya juang, stamina, kepemimpinan/leadership, motivasi untuk kemajuan perusahaan,  antikorupsi dan anti narkoba.

Sistem Manajemen Infromasi Perkebunan  3 (1-2)

Mempelajari dan memahami sistem SAP (FICO, MM, PM, Checkroll)  serta menggunakannya yang mencakup: sumber data, pengolahan data, penampilan hasil analisis, dan evaluasi hasil. 

Manajemen Konflik dan Pola Pengembangan Perkebunan  3 (1-2)

Mempelajari tentang konflik-konflik yang terjadi di lingkungan perusahaan/perkebunan baik konflik horizontal maupun vertikal, dan pola pengembangan perkebunan sebagai solusi dan upaya penyelesaiannya, public relation and security system.

On the Job Training sebagai Asisten    6(0-6)

Melatih mahasiswa mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan sesuai kebutuhan industri (mengindentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman) sehingga dapat menyusun strategi dan program kerja serta pengendaliannya di tingkat divisi kebun.

Laporan PKL 1   1 (0-1)

Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk menyusun laporan hasil Praktik Kerja Lapangan sebagai karyawan harian untuk setiap kegiatan yang diikuti dan menghitung prestasi kerjanya dan membandingkan dengan karyawan lain dan standar kebun.

Laporan PKL 2    1 (0-1)

Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk menyusun laporan hasil Praktik Kerja Lapangan sebagai mandor bidang untuk setiap bidang yang diikuti dan menghitung prestasi kerja karyawan dan membandingkan dengan karyawan lain dan standar kebun.

Laporan OJT Mayor    2 (0-2)

Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk menyusun laporan dari seluruh kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa selama OJT meliputi hasil kegiatan, permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan dan solusi terhadap permasalahan, serta evaluasi hasil kegiatan lapangan baik untuk  aspek teknis produksi dan manajerial.

Laporan OJT Minor    2 (0-2)

Melatih mahasiswa menyusun laporan untuk aspek yang menjadi perhatian khusus oleh mahasiswa selama OJT dalam rangka mendapatkan improvement bagi perusahaan.