
Bogor, 14 Maret 2026 – Sekolah Vokasi IPB University menyelenggarakan pertemuan penyampaian Laporan Akhir Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Terpusat dan Terpadu Tahun 2025 sekaligus membahas rencana keberlanjutan program PPM untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi pelaksanaan program pengabdian yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, sekaligus merumuskan langkah penguatan program agar dapat terus memberikan dampak bagi masyarakat.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) terpusat dan terpadu ini merupakan salah satu bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan vokasi. Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa terlibat langsung dalam menghadirkan berbagai solusi inovatif yang aplikatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Aceng Hidayat, MT. selaku Dekan Sekolah Vokasi IPB University, menegaskan bahwa program pengabdian yang dilaksanakan secara kolaboratif menunjukkan perkembangan yang positif setiap tahunnya.
“Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) di Sekolah Vokasi IPB University terus berkembang dari tahun ke tahun, baik dari sisi jumlah program studi yang terlibat maupun bentuk inovasi yang dihadirkan kepada masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak hanya menjadi bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi sarana nyata bagi sivitas akademika untuk menerapkan keilmuan vokasi secara langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Dr. Aceng.
Lebih lanjut, Dr. Aceng menyampaikan harapannya agar program PPM yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat.
“Kami berharap program PPM yang dilakukan secara terpusat dan terpadu ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang semakin luas. Dengan melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, serta masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjadi contoh praktik pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” ungkap Dr. Aceng
Dr. Aceng juga memberikan saran terkait pengembangan kegiatan lokakarya ke depan agar dapat menjangkau pemangku kepentingan yang lebih luas, termasuk pemerintah daerah.
“Lokakarya seperti ini juga dapat dipertimbangkan untuk dilaksanakan di Balai Kota Bogor. Dengan melibatkan pemerintah daerah secara langsung, berbagai program dan hasil pengabdian yang telah dilakukan oleh Sekolah Vokasi IPB University dapat lebih dikenal, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Ketua PPM Sekolah Vokasi IPB University, Dr. Doni Sahat Tua Manalu, S.E., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan pelaporan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program pengabdian yang telah dilaksanakan.
“Melalui laporan akhir ini kami ingin menyampaikan capaian kegiatan PPM terpusat dan terpadu yang telah dilaksanakan pada tahun 2025, sekaligus menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat pelaksanaan program pada tahun berikutnya. Kami berharap kegiatan pengabdian ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Dr. Doni.
Dr. Doni juga menambahkan bahwa keterlibatan berbagai program studi menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan PPM yang terintegrasi.
“Kolaborasi lintas program studi memungkinkan berbagai inovasi dan solusi yang lebih komprehensif bagi masyarakat. Ke depan, kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat sehingga program PPM Sekolah Vokasi IPB University dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas,” tambahnya.

Pertemuan ini diikuti oleh pimpinan dan sivitas akademika di lingkungan Sekolah Vokasi IPB University, antara lain Dekan dan Wakil Dekan Sekolah Vokasi IPB, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Komisi Pendidikan, Komisi Pengabdian kepada Masyarakat, penanggung jawab PPM program studi, serta panitia. Laporan kegiatan disampaikan oleh Dr. Doni Sahat Tua Manalu, S.E., M.Si selaku Ketua PPM.
Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Rangkaian agenda meliputi pembukaan, laporan ketua PPM, sambutan dan arahan Dekan, paparan kegiatan dari berbagai program studi, sesi diskusi, serta pemaparan rencana program PPM tahun 2026. Melalui forum ini diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan masukan serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang (NAD).