
Rabu 7 Mei 2025
Sekolah Vokasi IPB University (SV IPB) memperkuat kerja sama strategis dengan PT Indah Kiat Pulp and Paper melalui pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Dekan, Rabu (7/5). Diskusi ini menjadi langkah lanjutan dalam memperluas kolaborasi dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dr. Aidil Azhar, anggota Komisi Kerja Sama SV IPB, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dan dampaknya yang positif bagi institusi. “Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang telah terbangun. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak hanya melibatkan Prodi Analisis Kimia dan Manajemen Industri, tetapi juga prodi lain agar dampaknya lebih luas. Ruang kerja sama dapat diperluas tidak hanya pada magang, tetapi juga perekrutan, pelatihan, hingga transfer teknologi,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Analisis Kimia (ANKIM), Dr. Farida Laila, menekankan pentingnya sinergi antara kebutuhan industri dan kurikulum pendidikan vokasi. Ia menyebut bahwa Prodi ANKIM sangat menyambut baik keberadaan RPPM (Rencana Program Pembelajaran Magang), karena mendukung fokus riset terapan mahasiswa. “Banyak mahasiswa kami yang mengangkat studi kasus industri sebagai proyek akhir. Kami berharap mahasiswa juga dapat mengambil data langsung dari perusahaan untuk mendukung penelitian tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen Industri (MNI), Annisa Kartinawati, S.T.P., M.T., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan perusahaan dalam memberikan ruang belajar dan berkarya bagi mahasiswa. “Mahasiswa kami mendapat kesempatan emas untuk tidak hanya belajar, tetapi juga terlibat langsung dalam dunia kerja industri,” ungkapnya.
Pihak perusahaan, yang diwakili oleh Christian Elia dari PT Indah Kiat Pulp and Paper, mengungkapkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dari dunia pendidikan vokasi. “Setiap tahun kami akan mengirimkan kuota magang yang dapat diseleksi kampus dan selanjutnya diwawancarai oleh perusahaan. Kami juga menyediakan fasilitas mess untuk mahasiswa magang dan akan menyesuaikan program magang dengan kurikulum kampus,” jelas Christian.
Lebih lanjut, perusahaan juga terbuka terhadap kontribusi dosen untuk berbagi ilmu melalui pelatihan dan sesi berbagi pengetahuan. Tidak hanya itu, peluang pengembangan karier juga terbuka bagi mahasiswa magang yang menunjukkan performa baik, bahkan telah ada yang direkrut menjadi karyawan tetap.
Diskusi ini menegaskan bahwa kolaborasi SV IPB dengan industri tidak hanya sebatas pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU), tetapi juga membentuk ekosistem pembelajaran terapan yang berdampak langsung bagi mahasiswa, dosen, dan dunia usaha.
