
Selasa 27 Mei 2025
Dosen Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University, Dr. Hari Otang Sasmita, resmi meraih gelar doktor setelah sukses menjalani Sidang Promosi Doktor di Program Studi Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Sekolah Pascasarjana IPB University, pada Selasa (27/5). Sidang berlangsung di Ruang 202, Gedung Pascasarjana, dan dihadiri oleh tim promotor, penguji, serta sivitas akademika dari berbagai fakultas.
Disertasinya yang berjudul “Pengaruh Kompetensi Komunikasi Digital terhadap Pemanfaatan Teknologi Informasi Komunikasi dan Kinerja Petani Milenial” mendapatkan apresiasi luas karena relevansinya dengan tantangan regenerasi petani muda di era digital.
Dalam paparannya, Dr. Hari menguraikan bahwa kompetensi komunikasi digital—termasuk motivasi, pengetahuan, dan keterampilan digital—berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) oleh petani milenial. “TIK tidak akan optimal tanpa penguasaan komunikasi digital yang kuat. Inilah jembatan penting dalam transformasi pertanian Indonesia,” tegasnya.
Penelitian yang dilakukan di Kabupaten Bogor ini melibatkan 345 petani milenial yang terlibat dalam program YESS dan Petani Milenial Jawa Barat. Temuannya mengonfirmasi bahwa pemanfaatan TIK secara aktif meningkatkan kinerja petani dalam tiga dimensi: produktivitas, kontekstual, dan adaptif.
Sidang promosi dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekologi Manusia, Prof. Dr. Sofyan Syaf, dengan komposisi pembimbing Prof. Dr. Ir. Amiruddin Saleh, M.S., Dr. Ir. Wahyu Budi Priatna, M.Si., dan Prof. Dr. Ir. Pudji Muljono, M.Si. Semnatar berada pada jajaran penguji adalah Prof. (R) Dr. Sik Sumaedi, S.T., M.S.M., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dr. Hudi Santoso, S.Sos., M.P., Ketua Program Studi Komunikasi Digital dan Media SV IPB, dan Dr. Sarwititi Sarwoprasodjo, MS ketua Program Studi Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan.
Prof. (R) Dr. Sik Sumaedi, memberikan catatan strategis atas kontribusi teoritis dan praktis riset ini. “Disertasi ini memberikan arah baru bagi pendekatan komunikasi pembangunan di sektor pertanian. Kompetensi digital terbukti bukan hanya pelengkap, tapi kebutuhan utama,” ujar Prof. Sik Sumaedi.
Dr. Hudi Santoso juga menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen dosen Sekolah Vokasi dalam mengembangkan riset yang berdampak langsung pada masyarakat. “Kami sangat bangga. Ini menunjukkan bahwa SV IPB tidak hanya fokus pada pengajaran vokasional, tapi juga pada inovasi ilmiah yang relevan dan aplikatif,” ungkapnya.
Selain lulus dengan predikat sangat memuaskan, Dr. Hari juga telah mempublikasikan hasil penelitiannya di tiga jurnal internasional bereputasi Q1, Q2, dan Q3, diantaranya Open Agriculture dan Edelweiss Applied Science and Technology. Hal ini semakin memperkuat posisi Sekolah Vokasi IPB sebagai institusi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan keilmuan berbasis solusi nyata.
Dengan pencapaian ini, SV IPB kembali menegaskan visinya sebagai pusat pendidikan vokasi unggulan yang melahirkan akademisi dan praktisi yang adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam mendukung transformasi pertanian berbasis teknologi dan komunikasi digital. (ASW)
