Sekolah Vokasi IPB University Dorong Inovasi Pertanian Presisi melalui Kontribusi Aktif dalam Monev Program Berdikari Emas

Bandung, Jumat (4/7) – Sekolah Vokasi IPB (SV-IPB) menunjukkan peran strategisnya dalam pengembangan riset terapan melalui keterlibatannya pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Eksternal Program Berdikari Emas yang dilaksanakan di Politeknik Negeri Bandung (Polban). Dalam kegiatan tersebut, dua inovasi unggulan bidang pertanian presisi—Mahapengiri SmartFarm dan Efora Precision Farming—menjadi fokus utama evaluasi dan diskusi lintas institusi.

SV-IPB hadir sebagai mitra utama dalam kolaborasi riset ini bersama Polban, Politeknik Negeri Indramayu, dan Politeknik Negeri Subang. Melalui pendekatan agro-teknologi terapan, tim SV-IPB berkontribusi dalam pengembangan sistem pemantauan berbasis sensor, integrasi data real-time, serta validasi teknologi di lapangan.

Ulil Azmi Nurlaili Afifah, SP., M.Si dan Henny Rusmiyati, SP., M.Si, dosen SV-IPB yang terlibat dalam riset ini, turut hadir dalam kegiatan Monev untuk memaparkan hasil integrasi teknologi dan data dalam kedua sistem. Salah satu fokus kontribusi SV-IPB adalah pemodelan data lahan dan pengembangan sistem akuisisi berbasis spektrum yang menjadi tulang punggung pengambilan keputusan pertanian presisi.

“Teknologi seperti Mahapengiri dan Efora tidak hanya dirancang berbasis kebutuhan teknis, tapi juga dikembangkan dengan mempertimbangkan urgensi di tingkat petani lokal. Inilah peran penting pendekatan vokasional terapan,” ujar Ulil Azmi dalam diskusi panel.

Mahapengiri SmartFarm merupakan teknologi pemantauan lahan berbasis drone dan sensor elektromagnetik yang mampu menganalisis area pertanian skala luas. Sistem ini telah digunakan untuk survei tanaman serai wangi di wilayah mitra. Sementara itu, Efora Precision Farming adalah alat berbasis darat dengan sensor lingkungan yang dirancang untuk mendukung pemupukan, irigasi, dan pencahayaan secara efisien di greenhouse.

Kontribusi SV-IPB mendapat apresiasi dari para reviewer dan mitra industri yang hadir dalam Monev. Kolaborasi lintas institusi ini dinilai sebagai model ideal dalam penerapan riset vokasional untuk sektor pertanian. Direktur Polban, Marwansyah, S.E., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa keterlibatan sekolah vokasi seperti IPB menjadi katalis dalam mewujudkan pertanian digital yang inklusif.

“Sinergi antara sekolah vokasi dan politeknik dengan dunia industri dan pendidikan menengah memperkuat fondasi transformasi pertanian nasional,” ujarnya.

Masukan dari reviewer mencakup strategi hilirisasi dan potensi replikasi inovasi Mahapengiri dan Efora di berbagai daerah. SV-IPB menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan solusi teknologi yang aplikatif dan berdampak langsung pada petani dan pelaku usaha tani.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan peran SV-IPB dalam ekosistem riset terapan nasional, sekaligus memperkuat posisi sebagai institusi vokasional yang adaptif terhadap tantangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Penelitian Katalisator Berdikari Skema Emas ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui program pendanaan yang diprakarsai oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Minat Saintek), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada tahun anggaran 2025.

Alamat & Kontak

KAMPUS BOGOR – Jl. Raya Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat 16128

KAMPUS SUKABUMI – Jl. Sarasa No. 45, Babakan, Kec. Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43142

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare