Sejarah

Program pendidikan Diploma dibuka pertama kali oleh IPB pada tahun 1979. Pada tahun
1980 program tersebut berubah nama menjadi Fakultas Politeknik Pertanian. Berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 30 Tahun 1990 Fakultas Politeknik Pertanian ditiadakan dan program-program
diploma yang berada dibawahnya harus diintegrasikan dalam fakultas yang relevan. Selanjutnya sejak
tahun 1992 Program Studi Pendidikan Diploma di IPB dikelola oleh jurusan atau fakultas yang ada di
lingkungan IPB. Sampai dengan tahun 2004 terdapat 32 Program Studi Diploma yang bernaung di
bawah 7 fakultas yang berbeda.
Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan yang dinamis, IPB melalui Peraturan
Pemerintah Nomor 154 Tahun 2000 telah ditetapkan sebagai Badan Hukum Milik Negara. Status tersebut
memberi peluang pada IPB untuk terus mengembangkan diri untuk mendukung pengembangan
bidang pertanian dalam arti luas termasuk mengembangkan program pendidikan diploma.
Pada tahun 2004 berdasarkan ketetapan Majelis Wali Amanat (MWA) IPB No. 17/MWA- IPB/2003
tentang Anggaran Rumah Tangga IPB yang mengamanatkan politeknik sebagai wadah yang mengelola
pendidikan vokasi, maka IPB melakukan penataan dan restrukturisasi terhadap penyelenggaraan
pendidikan program diploma di IPB. Berdasar Surat Keputusan Rektor No. 124/ K13/OT/2004 tanggal 13
Juli 2004 dibentuk Direktorat Program Diploma IPB sebagai unit kerja yang diberi mandat mengelola
penyelenggaraan pendidikan program diploma di IPB pada masa transisi menuju pengelolaan yang
mandiri.
Pada awal dibuka tahun 2004 Program Diploma IPB menyelenggarakan 13 Program Keahlian
sesuai dengan SK Rektor Nomor 073/K13/PP/2005 tanggal 17 Juni 2005. Pada tahun 2006 dibuka
Program Keahlian Akuntansi (SK Rektor Nomor 176/K13/PP/2006 tanggal 29 Desember 2006). Pada
tahun 2007 dibuka 2 program keahlian lagi yang merupakan program taylor made yaitu Program
Keahlian Perkebunan Kelapa Sawit (kerjasama dengan PT. Sinar Mas Agrotechnology ) dan Program
Keahlian Teknik Komputer Jaringan (kerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional). Selanjutnya
pada tahun 2009/2010 dibuka Program Keahlian Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat
Pertanian yang merupakan program taylor made kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pada tahun 2010/2011 dibuka program keahlian ke-17 yaitu Program Keahlian Teknologi dan Manajemen
Produksi Perkebunan. Pada tahun 2011/2012 program diploma membuka Program Keahlian Paramedik
Veteriner sebagai program keahlian ke-18.8Pendahuluan
Dalam rangka penjaminan mutu proses pendidikan dan pengajaran di Program Diploma IPB
pada tahun 2009 dilakukan akreditasi terhadap 14 program keahlian oleh Badan Akreditasi Nasional
Perguruan Tinggi. Ke-14 program keahlian tersebut telah memperoleh akreditasi. Penjaminan mutu
pada Sekolah Vokasi IPB saat ini masih mengacu pada dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal dan
Standar Mutu Program Pendidikan Diploma sebagai Peraturan Rektor IPB Nomor 06/IT3/DT/2013 pada
tanggal 12 September 2013. Pelaksanaan penjaminan mutu di Sekolah Vokasi IPB dipadukan dengan
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 diberlakukan sejak tanggal
7 Juli 2009. Penerapan SM ISO merupakan bagian dari penjaminan mutu eksternal, dan setiap tahun
diaudit oleh auditor eksternal dari PT Sucofindo. Tujuan audit ini adalah untuk menjamin mutu dan
implementasi penerapan SM ISO. Diharapkan dengan menerapkan SM. ISO ini, penjaminan mutu di
Sekolah Vokasi IPB menjadi lebih terarah, konsisten dan terukur.


Pada tahun 2017 berdasarkan Keputusan Rektor IPB Nomor 228/IT3/OT/2017, tentang
Pembentukan Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, maka dibentuk Sekolah Vokasi Institut Pertanian
Bogor. Berdasarkan SK Dekan Sekolah Vokasi IPB Nomor: 4036/IT3.53/KP/2020 dibentuk empat Divisi
yaitu: 1. Divisi Teknik Produksi, terdiri atas enam prodi. (Teknologi Industri Benih, Teknologi Produksi
dan Manajemen Perikanan Budidaya, Teknologi dan Manajemen Ternak, Teknologi dan Manajemen
Produksi Perkebunan, Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian, Paramedik
Veteriner) 2. Divisi Sistem Manajemen dan Rekayasa Terapan terdiri dari atas lima prodi. (Manajemen
Industri, Akuntansi, Supervisor Jaminan Mutu Pangan, Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi).
3. Divisi Ekosistem, Lingkungan, dan Komunikasi Terapan, terdiri atas tiga prodi 4 prodi (Teknik dan
Manajemen LIngkungan, KOmunikasi, Ekowisata, Analisis Kimia) 4. Divisi Teknik Digital Terapan, terdiri
atas dua prodi (Manajemen informatika dan Teknik Komputer)