
10 Oktober 2024
Sekolah Vokasi IPB University menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Kualitas Rancangan Kegiatan MBKM dalam Konteks Peningkatan Mobilitas Mahasiswa Tingkat Nasional” pada Kamis (10/10) di salah satu hotel di Kota Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 15 mitra industri serta lima Program Studi (Prodi) di lingkungan Sekolah Vokasi IPB University.
Dr. Ir. Anita Ristianingrum, M.Si, Wakil Dekan Sekolah Vokasi IPB University sekaligus Ketua Divisi Sistem, Manajemen, dan Rekayasa Terapan, menjelaskan pentingnya aktivitas praktik dalam pendidikan vokasi. “Sekolah Vokasi memiliki komposisi 60% praktik dan 40% teori, sehingga mahasiswa membutuhkan banyak kegiatan di dalam maupun luar kampus,” ujar Dr. Anita. Menurutnya, ini penting untuk memastikan lulusan memiliki pengalaman praktis yang memadai.

Dr. Anita juga menekankan bahwa FGD ini merupakan kesempatan untuk membangun kerjasama yang lebih erat antara prodi dan mitra industri. “Diskusi ini diharapkan bisa menjembatani pengembangan dan kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri, sehingga terjadi link and match yang lebih kuat,” jelasnya.
Kerjasama ini akan diwujudkan melalui kesepakatan yang akan dituangkan dalam bentuk Surat Perjanjian Kerjasama (SPK). “Dengan SPK, mitra industri dan prodi dapat merancang bersama langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas program MBKM,” tambahnya.
Dr. Anita berharap mitra industri yang terlibat dapat memperoleh lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. “Kami ingin lulusan Sekolah Vokasi IPB University benar-benar siap pakai, sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Program studi yang hadir dalam FGD tersebut melibatkan tiga mitra industri masing-masing. Prodi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi menghadirkan Shaza Food, RST Dompet Dhuafa, dan PT Tujuh Tujuh Sejahtera Indonesia. Prodi Akuntansi mendatangkan PT Respati Solusi Teknologi, PT Solusi Alihdaya Indonesia, dan Badan Pendapatan Daerah. Prodi Manajemen Industri bekerja sama dengan PT Natamas Plast, PT Futami Food & Beverages, dan PT Darya-Varia Laboratoria Tbk.
Selain itu, Prodi Supervisor Jaminan Mutu Pangan menggandeng PT Inasentra Unisatya, PT Konsultan Halal Indonesia, dan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan. Sedangkan Prodi Manajemen Agribisnis menghadirkan mitra PT Sila Agri Inovasi, PT Pegadaian, dan PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah.
Melalui FGD ini, Sekolah Vokasi IPB University berharap dapat meningkatkan mobilitas mahasiswa di tingkat nasional serta memperkuat hubungan antara kampus dan dunia industri untuk menciptakan lulusan yang siap pakai dan sesuai dengan kebutuhan pasar. (ASW)

