Sekolah Vokasi IPB Perkuat Strategi Promosi dan Pemasaran untuk Tingkatkan Minat Calon Mahasiswa

Bogor, 24 September 2026 — Sekolah Vokasi IPB University memperkuat strategi promosi dan pemasaran melalui kunjungan serta diskusi bersama Direktorat Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran Publik (DKKP) IPB University di Ruang Rapat Delta, Kamis (24/9). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, Wakil Dekan Bidang SKP, Wakil Dekan Bidang AKA, DKKP, Komisi Kerja Sama, serta Komisi Branding, Promosi, dan Humas Sekolah Vokasi IPB. Pertemuan menjadi ruang untuk membahas strategi promosi yang dapat meningkatkan daya saing Sekolah Vokasi sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada calon mahasiswa.

Kegiatan tersebut bertujuan mendiskusikan strategi promosi dan pemasaran yang dapat dilakukan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan daya saing serta minat calon mahasiswa Sekolah Vokasi IPB. Pembahasan mencakup penguatan sinergi antara IPB University, Sekolah Vokasi, program studi, mahasiswa, alumni, dan pihak eksternal. Strategi yang dibahas juga diarahkan untuk memastikan kualitas dan kuantitas calon mahasiswa sesuai dengan kebutuhan Sekolah Vokasi IPB.

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Dekan Bidang SKP dan dilanjutkan dengan pemaparan DKKP mengenai strategi pemasaran dan promosi IPB University. Setiap program studi Sekolah Vokasi IPB turut menyampaikan pengalaman serta kegiatan promosi yang telah dilakukan sebagai bahan pertukaran gagasan. Pembahasan tersebut mencakup strategi promosi digital, promosi langsung ke sekolah, kolaborasi publikasi, keterlibatan mahasiswa dan alumni, serta pemanfaatan berbagai peluang kerja sama.

Wakil Dekan Bidang SKP Sekolah Vokasi IPB, Dr. Anita Ristianingrum, S.P., M.Si., menekankan pentingnya melihat kontribusi setiap program studi dalam mendukung peningkatan daya saing Sekolah Vokasi. Setiap program studi memiliki pendekatan dan potensi yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari strategi promosi secara bersama.

“Peningkatan daya saing dan kelulusan Sekolah Vokasi IPB perlu didukung oleh upaya masing-masing program studi. Kita perlu melihat bagaimana setiap prodi dapat berkontribusi untuk meningkatkan hal tersebut,” ujar Dr. Anita Ristianingrum, S.P., M.Si.

Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran Publik IPB University, Dr. Alfian Helmi, S.KPm., M.Sc., menyampaikan pentingnya pertukaran pengalaman untuk menemukan bentuk kolaborasi yang dapat diterapkan bersama. Pembagian peran antara IPB University, fakultas, dan program studi diperlukan agar berbagai sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara lebih terarah.

“Kita perlu saling berbagi masukan dan pengalaman untuk melihat apa saja yang dapat dikolaborasikan dan disinergikan. Pembagian peran juga penting untuk melihat apa yang dapat dilakukan bersama, baik di tingkat IPB, fakultas, maupun program studi,” ungkap Dr. Alfian Helmi, S.KPm., M.Sc.

DKKP turut menyampaikan lima provinsi dengan tingkat peminatan terbesar terhadap IPB University, yaitu Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Riau. Informasi tersebut menjadi salah satu bahan dalam melihat cakupan wilayah promosi dan potensi calon mahasiswa yang perlu dijangkau. Data tersebut juga memperkuat pentingnya strategi promosi yang disesuaikan dengan karakteristik dan jangkauan calon mahasiswa.

Komisi Branding, Promosi, dan Humas Sekolah Vokasi IPB memaparkan strategi yang telah dilakukan melalui optimalisasi media sosial dan kolaborasi dengan program studi. Dosen sebagai PIC Program Studi berperan dalam menyampaikan informasi, berita, prestasi, dan inovasi mahasiswa maupun dosen, sedangkan Tim Kreator Konten melibatkan mahasiswa dalam produksi konten promosi dan publikasi. Kolaborasi dengan Komisi Kerja Sama juga dilakukan melalui pengembangan konten dan publikasi untuk memperluas exposure Sekolah Vokasi IPB.

Penguatan strategi promosi juga dilakukan melalui pendekatan langsung ke sekolah dan pemerintah daerah. Wakil Dekan Bidang AKA menyampaikan bahwa promosi dilakukan ke sejumlah wilayah, seperti Cianjur, Sukabumi, dan Surade, dengan melibatkan kepala sekolah, guru BK, serta Ketua OSIS. Pengenalan Sekolah Vokasi dan program studi juga dilakukan melalui pemerintah daerah, termasuk upaya pemanfaatan Beasiswa Utusan Daerah (BUD) yang telah aktif di beberapa kabupaten.

Dr. Aidil Azhar, S.P., M.Sc. selaku Komisi Kerja Sama Sekolah Vokasi IPB turut mendorong perluasan peluang agar Sekolah Vokasi dapat menjadi akses bagi calon mahasiswa dalam memperoleh pendidikan dan kesempatan pengembangan diri. Berbagai bentuk kerja sama dengan pihak eksternal dapat dimanfaatkan untuk membuka lebih banyak peluang bagi calon mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring Sekolah Vokasi. 

“Kami ingin menjadikan Sekolah Vokasi sebagai akses dan jembatan bagi mereka untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Berbagai peluang terus kami upayakan agar semakin banyak calon mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berkembang,” ungkap Dr. Aidil.

Berbagai gagasan promosi dari program studi turut dihimpun dalam kegiatan tersebut. Gagasan yang disampaikan meliputi pembuatan konten selama kegiatan magang, pelibatan BPH setiap angkatan, penyelenggaraan pameran, penguatan peran alumni melalui podcast dan konten daily life, lomba tingkat nasional, science fair, pengembangan ikatan alumni, serta kerja sama dengan pihak eksternal. Pengembangan konten yang membahas isu relevan dengan calon mahasiswa, komunikasi program studi dengan orang tua, dan penguatan figur role model alumni juga menjadi bagian dari masukan yang disampaikan.

Kegiatan ini menghasilkan berbagai inspirasi dan aspirasi dari program studi sebagai bahan penyusunan rencana serta strategi promosi Sekolah Vokasi IPB ke depan. Berbagai gagasan tersebut menjadi bahan untuk mengembangkan promosi yang lebih kreatif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik masing-masing program studi. Sinergi antara DKKP, Sekolah Vokasi, program studi, mahasiswa, alumni, dan pihak eksternal diharapkan terus diperkuat agar informasi mengenai Sekolah Vokasi IPB dapat menjangkau calon mahasiswa secara lebih efektif.

Strategi promosi yang telah dibahas diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi lintas unit dan pengembangan berbagai kanal komunikasi. Informasi mengenai program studi, kegiatan, prestasi, inovasi, pengalaman mahasiswa, serta peluang setelah lulus dapat dikemas melalui pendekatan yang semakin relevan dengan kebutuhan calon mahasiswa. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan minat calon mahasiswa terhadap pendidikan vokasi di Sekolah Vokasi IPB (NAD & MFB).

Alamat & Kontak

KAMPUS BOGOR – Jl. Raya Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat 16128

KAMPUS SUKABUMI – Jl. Sarasa No. 45, Babakan, Kec. Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43142

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare