
Minggu, 06 Juli 2025
Kreavoks, digital agency karya mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University, menjadi contoh nyata bagaimana ide dari ruang kelas dapat berkembang menjadi startup yang berdampak. Usaha ini berawal dari tugas mata kuliah Technopreneurship dan kini aktif mengembangkan solusi digital, pelatihan keterampilan teknologi, serta pendampingan branding untuk UMKM. Langkah ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan pembelajaran vokasional dengan kebutuhan industri kreatif.
Kreavoks digagas oleh Setiady Ibrahim Anwar dari Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, yang kemudian mengajak Adil Farizi sebagai CTO, Muhammad Farhan Fahrezy sebagai CMO, Alya Putri Salsabilia sebagai COO, dan Muthia Nurul S sebagai CFO untuk mengembangkan usaha ini secara profesional. Setiady Ibrahim Anwar menjelaskan bahwa Kreavoks dibangun karena melihat potensi keberlanjutan dan kebermanfaatan proyek tersebut bagi banyak orang.
“Awalnya ini hanya tugas kelompok. Tapi setelah melihat potensi, respon dan kebermanfaatannya, saya memutuskan untuk terus mengembangkan Kreavoks menjadi usaha yang lebih serius dan berkelanjutan.” jelas Setiady Ibrahim, CEO Kreavoks.
Setiady Ibrahim menambahkan bahwa selama berkembang, Kreavoks berfokus pada tiga pilar utama, yaitu pengembangan website, desain kreatif, serta penguatan keterampilan digital melalui program pelatihan dan internship. Pendekatan tersebut tidak hanya menghasilkan proyek digital, tetapi juga membuka ruang belajar bagi mahasiswa dan pemula yang ingin membangun karier di industri kreatif. Kontribusi Kreavoks juga terlihat dari dukungan terhadap branding pelaku usaha lokal serta penyediaan program magang jarak jauh yang memberi kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan berbasis industri.
“Kami fokus mengembangkan website, desain kreatif, serta pelatihan dan internship agar Kreavoks benar-benar berdampak. Lewat program ini, Kreavoks juga ingin memberi ruang belajar dan pengalaman langsung bagi mahasiswa dan talenta muda.” ujar Setiady Ibrahim.
Kreavoks tumbuh dengan sistem kerja yang tertata dan struktur tim yang jelas sehingga menghasilkan layanan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan pasar. Perjalanan usaha ini mencerminkan semangat technopreneur mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University yang tidak hanya mengejar peluang bisnis, tetapi juga berorientasi pada dampak sosial dan pengembangan ekosistem digital. Langkah ini sejalan dengan komitmen IPB University sebagai Kampus Pelopor Inovasi untuk Solusi Berkelanjutan yang mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan menciptakan solusi teknologi terapan bagi masyarakat.
Melalui keberhasilan ini, Kreavoks memperkuat peran Sekolah Vokasi IPB University dalam menyiapkan lulusan vokasional yang unggul secara akademik, berjiwa inovatif, siap memimpin tim, serta mampu terjun langsung secara profesional. Perjalanan Kreavoks menjadi bukti bahwa mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University mampu menciptakan karya mandiri yang relevan dan berkelanjutan di era industri digital. (TPL/MBP)