
Bogor — Sekolah Vokasi IPB University menerima kunjungan dari Yayasan Karya Bina Guna Tojo, Sulawesi Tengah, dalam rangka penjajakan kerja sama dan diskusi awal terkait rencana pendirian politeknik di wilayah Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Ruang Executive Lounge Sekolah Vokasi IPB University.
Kunjungan tersebut menjadi wadah dialog antara kedua belah pihak dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan daerah. Yayasan Karya Bina Guna Tojo secara khusus memilih Sekolah Vokasi IPB University sebagai mitra rujukan karena dinilai memiliki rekam jejak dan kualitas yang baik dalam pengelolaan pendidikan vokasi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Sekolah Vokasi IPB University, Dr. Rina Martini, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus peluang strategis dalam memperluas kontribusi pendidikan vokasi IPB University di berbagai daerah. Ia menekankan bahwa Sekolah Vokasi memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan pendidikan terapan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sekolah Vokasi IPB University menyambut dengan sangat baik kunjungan dari Yayasan Karya Binda Gunatojo. Ini sejalan dengan visi kami untuk berkontribusi dalam menciptakan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga menjangkau kebutuhan daerah,” ujar Dr. Rina Martini.
Lebih lanjut, Dr. Rina Martini menjelaskan bahwa pengembangan politeknik di daerah perlu dirancang dengan pendekatan berbasis kebutuhan lokal, potensi sumber daya, serta keterlibatan dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, pengalaman Sekolah Vokasi IPB University dalam mengelola program sarjana terapan dapat menjadi referensi dalam perencanaan institusi vokasi yang adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan.
“Kami percaya bahwa pendidikan vokasi harus mampu menjawab tantangan nyata di daerah. Oleh karena itu, perencanaan politeknik perlu disusun secara matang, berbasis kebutuhan wilayah, serta diarahkan untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Program Studi Akuntansi serta Program Studi Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan Sekolah Vokasi IPB University turut memaparkan profil, keunggulan, serta capaian masing-masing program studi. Paparan tersebut menyoroti kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan sektor ekonomi dan sumber daya alam di Sulawesi Tengah, khususnya pada bidang pengelolaan keuangan serta perikanan dan kelautan.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak diharapkan dapat melanjutkan komunikasi dan pembahasan yang lebih teknis terkait pengembangan pendidikan vokasi di Sulawesi Tengah. Sekolah Vokasi IPB University menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penguatan ekosistem pendidikan vokasional di Indonesia melalui kolaborasi yang strategis dan berkelanjutan. (ASW)