
BOGOR — Sekolah Vokasi IPB University menjadi tuan rumah China-Indonesia AI + Cross-Border E-Commerce Localization Training & Industry Exchange Program in Indonesia sebagai upaya memperkuat kolaborasi Indonesia–Tiongkok dalam pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), cross-border e-commerce, dan pendidikan vokasi. Program ini membuka peluang sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dalam menyiapkan talenta digital yang adaptif terhadap kebutuhan industri global serta memperkuat ekosistem perdagangan digital lintas negara (20/5).
Kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman terkait strategi pengembangan AI, e-commerce, logistik, transformasi digital, hingga penguatan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional. Melalui kolaborasi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai peluang kerjasama akademik, pengembangan kompetensi, serta implementasi teknologi digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
Perwakilan Rektor IPB University, Puji Mudiana, mengungkapkan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada IPB University sebagai salah satu pusat pelatihan (training center) dalam program pengembangan e-commerce. Kepercayaan tersebut menempatkan IPB University sebagai salah satu institusi terpilih dari 25 e-commerce center yang terlibat dalam program kerja sama ini. Dukungan juga diberikan melalui penyediaan berbagai sarana pendukung pelatihan, termasuk perangkat laptop dan fasilitas pembelajaran lainnya.
“IPB University merasa bangga karena terpilih menjadi salah satu training center dari 25 e-commerce center yang ada. E-commerce saat ini bukan hanya menjadi sebuah sektor, tetapi telah menjadi tulang punggung perdagangan global,” ujar Puji Mudiana.

Komitmen pengembangan kerja sama tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan kegiatan pertukaran pengetahuan. Rencana implementasi berbagai program lanjutan juga tengah dipersiapkan untuk memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dan mitra industri dari kedua negara. Program pelatihan saat ini masih dalam tahap persiapan dan dijadwalkan mulai diimplementasikan pada Juni 2026.
Perwakilan delegasi Tiongkok, Wang Fan, mengungkapkan bahwa diskusi yang berlangsung dalam kegiatan ini menjadi langkah awal menuju implementasi program yang lebih konkret, termasuk peluang perekrutan mahasiswa dalam skala global dan pengembangan berbagai bentuk kerja sama pendidikan.
“Hasil diskusi yang dilakukan pada kegiatan ini akan menjadi dasar implementasi program pada Juni mendatang. Kami juga melihat peluang besar untuk pengembangan program perekrutan mahasiswa global dan kolaborasi pendidikan yang lebih luas,” ungkap Wang Fan.
Antusiasme terhadap program ini juga disampaikan oleh Zhao Peng Fei. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun melalui pelatihan tersebut memiliki fondasi yang kuat dan berpotensi menghasilkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
“Kegiatan ini sangat baik dan memiliki fondasi kerjasama yang kuat. Program pelatihan seperti ini akan menghasilkan kompetensi yang dibutuhkan industri. Semangat peserta juga sangat luar biasa dan memberikan optimisme terhadap keberhasilan program ke depan,” ujar Zhao Peng Fei.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026 ini dilaksanakan di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB University. Rangkaian acara meliputi keynote lecture, presentasi, penandatanganan kerja sama (MoU), diskusi interaktif, networking session, serta campus tour di lingkungan Sekolah Vokasi IPB University.

Program ini melibatkan delegasi dari institusi pendidikan, pemerintah, dan industri Indonesia–Tiongkok. Dari pihak Indonesia hadir pimpinan IPB University, perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, BINUS Higher Education, Bakrie University, Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia, serta berbagai SMK dan perguruan tinggi vokasi. Delegasi Tiongkok terdiri atas perwakilan Foshan Polytechnic, Guangdong Polytechnic Institute, Guangdong Construction Polytechnic, serta perusahaan Alibaba.com Indonesia, JD Logistics Indonesia, dan People AI Global LTD.
Kolaborasi yang terjalin melalui program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan ekosistem AI dan cross-border e-commerce yang lebih kuat antara Indonesia dan Tiongkok. Implementasi program pelatihan pada Juni 2026 diharapkan mampu menghasilkan talenta digital yang kompeten, memperluas peluang kerja sama pendidikan dan industri, serta memperkuat peran pendidikan vokasi dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja global di era transformasi digital (NAD & HOS).